BOGOR (BJN) - Di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) DPC Bogor Raya menunjukkan kekompakan dan soliditasnya.
Puluhan wartawan yang tergabung dalam DPC PWRI Bogor Raya menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi organisasi di salah satu kawasan perbukitan hijau kegiatan tersebut mengusung tema Jaga Solidaritas, Bangun Kolaborasi.
Ketua DPC PWRI Bogor Raya dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar foto bersama, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan wartawan di tengah gempuran informasi hoax dan tekanan terhadap kebebasan pers.
Wartawan bersatu untuk Indonesia, Itu bukan hanya slogan kita harus jaga solidaritas sesama wartawan, bangun kolaborasi dengan semua pihak - pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, dan pengusaha - tapi intuisi jurnalistik kita harus tetap tajam, kritis dan independen," tegasnya.
Semangat tersebut tergambar jelas dalam potret kebersamaan yang dirilis resmi DPC PWRI Bogor Raya dengan latar belakang pegunungan dan kibaran bendera Merah Putih, puluhan wartawan dari berbagai media - cetak, online, dan televisi - mengepalkan tangan sebagai simbol komitmen bersama.
Tampak hadir jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Bogor Raya yang solid, mulai dari wartawan senior hingga wartawan muda. Suasana keakraban dan kekeluargaan sangat terasa, menggambarkan PWRI bukan hanya organisasi profesi, tapi rumah besar bagi wartawan.
Tiga poin utama yang menjadi komitmen bersama:
1. JAGA SOLIDARITAS: Tidak ada wartawan yang berjalan sendiri. Jika satu wartawan mengalami intimidasi atau kriminalisasi dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, maka seluruh anggota PWRI Bogor Raya akan berdiri membela.
2. BANGUN KOLABORASI: PWRI Bogor Raya membuka diri untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota Bogor, ATR/BPN, aparat penegak hukum, serta stakeholder lainnya dalam rangka pembangunan dan edukasi informasi kepada masyarakat.



