BOGOR (BJN) — Setelah sukses mengelola usaha ayam petelur, BUMDes Sukawening, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, kembali melebarkan sayap bisnis. Kali ini badan usaha milik desa tersebut mengembangkan usaha ternak lele sebagai upaya mendongkrak Pendapatan Asli Desa sekaligus meningkatkan gizi warga.
Langkah baru itu dimulai Sabtu, 12/9/2026. BUMDes Sukawening menyiapkan 4 kolam untuk pembudidayaan ikan lele.

Direktur BUMDes Sukawening, Muhammad Soheh, mengatakan diversifikasi usaha ini sudah melalui perhitungan matang mulai dari bibit, pakan, pemeliharaan, hingga pemasaran.
"Kami menambah jenis usaha yaitu ternak lele. Selain untuk meningkatkan PAD, juga untuk menambah asupan protein dan gizi bagi warga. Kami membuat 4 kolam untuk usaha lele ini dan tentunya sudah kami perhitungkan semuanya, mulai dari pemeliharaan, pemasaran, juga bibit sampai pakannya," ungkapnya saat ditemui awak media beritajejaring.co.id.
Menurut Soheh, kehadiran usaha lele diharapkan tidak hanya menambah pendapatan desa, tetapi juga membantu pemenuhan kebutuhan protein masyarakat desa.

Dukungan juga datang dari Ketua RT setempat, Ending. Ia mengaku ikut terlibat dalam pembuatan kolam dan siap belajar agar usaha ini berjalan optimal.
"Saya juga baru belajar untuk usaha lele ini dan akan terus belajar agar bisa memajukan usaha ini. Harapan saya, usaha lele ini bisa menjadi manfaat dan membawa kemajuan untuk warga Desa Sukawening," ujarnya.
Dengan adanya diversifikasi ini, BUMDes Sukawening menargetkan tiga dampak sekaligus: penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan desa, dan dorongan pola hidup sehat melalui perbaikan gizi masyarakat.
Keberhasilan usaha ayam petelur sebelumnya menjadi modal BUMDes untuk terus mengembangkan unit usaha produktif lainnya di Desa Sukawening.



