TANGERANG (BJN) -  DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, Dewan Pimpinan Wilayah II Kabupaten Tangerang, Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia tunai sudah menjalankan prosesi ritual ketjeran Tjimande dan Pengukuhan Pengurus DPC Kecamatan Mauk dan Pakuhaji di Kantor DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang.


Berlokasi di kediaman Ketua DPW II Kabupaten Tangerang Kampung Santri asem Desa Klebet Kecamatan Kemiri, Sabtu 22/08/2026.

Acara di hadiri, ketua umum TTKKBI pusat H. TB Arip Hidayat, ketua DPW wilayah I yang diwakili, H.Tb Wahyudin Pembina DPP se-Tangerang Raya, Dewan Guru Adi Hidayat biasa di sapa Guru Abril, Ketua DPW II Yaman Kalahideng, H.Iwan Firmansyah .S.sos,.S.T., M.si, perwakilan Bupati Tangerang, Kesbangpol yang di wakili Widodo dan H.Madum, Camat Kemiri Rudi Karsono SH, Kapolsek Mauk yang diwakili, Danramil di wakili Babinsa, Ketua KOK Kecamatan Kemiri Dodi Rosidi, TTKKBI Jakarta Barat, TTKKBI Depok, pembina TTKKBI DPW II Abuya Dais, Abah Haerudin, para pengurus TTKKBI DPW II, seluruh DPC se-Kabupaten Tangerang, Media, Porsuli, Ormas Grib, BPPKB Banten, Ormas PP, Ormas Satria Banten, Tokoh adat, Tokoh pemuda, Tokoh ulama, Tokoh masyarakat dan tamu undangan yang turut hadir. 


Yaman Kala Hideung selaku Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang menjelaskan, terkait Prosesiasi Ritual Ketjeran Tjimande dan urutan Tjimande kepada para anggota Padepokan Cimande TariKolot Nusantara cabang Kemiri dan pengukuhan DPC Kecamatan Mauk dan Pakuhaji.

"Kami mengucapkan, dengan tasyakuran ritual Ketjeran Tjimande dan berdoa serta melakukan untuk penguatan mental dan moral agar tetap patuh kepada koridor yang ada, taat dalam beragama dan cinta kepada NKRI.

iklan sidebar-1


” Karena TTKKBI hadir di tengah masyarakat wujud nyata dari menanamkan jiwa ksatria berkepribadian luhur serta berbudi mulia, mengabdi bersama untuk mengedepankan nilai – nilai gotong royong, kebersamaan dan menjaga dan melestarikan warisan budaya Banten dan menciptakan persatuan dan kesatuan demi keutuhan berbangsa dan bernegara, ucap Yaman.

” Rasa syukur kehadirat Allah Subhana Wa’ Taala atas nikmat umur dan sehat sehingga senan tiasa pelaksanaan berjalan lancar sesuai rencana, ujar Yaman.


Yaman Kalaahideng menambahkan, Ritual Ketjeran Tjimande yang sangat sakral secara khidmat pada dasarnya Ilmu adalah cahaya sebagai penerang dalam kehidupan penilaian antara yang hak dan yang bathil.

” Maka kuatkan ilmu dengan sendi pondasi Keimanan dan Ketaatan agar tidak salah jalan ,sehingga ilmu dapat bermanfaat dalam kehidupan di tengah – tengah masyarakat dan barokah dunia akhirat, tambah Yaman.