BOGOR (BJN) - Menindak Lanjuti SK Bupati Bogor No : 300.2/11KEP TD/BPPD, tentang penetapan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi kekeringan di kabupaten Bogor tahun 2026, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berkomitmen, berperan aktif dalam penyediaan dan pendistribusian air bersih, untuk mendukung penanganan bencana kekeringan, yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor

Langkah yang di ambil Perumda Air Minum Tirta Kahuripan adalah, membuka akses 8 instansi pengolahan air, untuk dijadikan stasiun pengisian air bersih, melalui mobil tangki, dengan menyediakan 12 armada tangki, untuk membantu pendistribusian air bersih dan mengoptimalkan Water Treatment Plant ( WTP ) mobile di lokasi rawan kekeringan.

Direktur umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad mengatakan bahwa, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mempunyai peran lain, selain melayani pelanggannya, namun juga memiliki fungsi tanggung jawab sosial, dalam membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sebagai perusahan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air bersih, kami memiliki tanggung jawab, untuk hadir ketika masyarakat sangat membutuhkan. Hingga saat ini tercatat 385.000 liter air bersih, dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, yang sudah di salurkan ke berbagai wilayah terdampak kekeringan di kabupaten Bogor dan tentunya kita berdoa semoga bencana kekeringan ini tidak berlangsung lama " Ujar Abdul Somad.
Abdul Somad juga menghimbau kepada pelanggan maupun masyarakat, untuk menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau, dengan mengutamakan kebutuhan pokok menampung air, sebagai cadangan serta menjaga sumber sumber air, dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke sungai, karena akan mengganggu proses produksi pengolahan air bersih di instansi.
Untuk diketahui, bagi warga yang mengalami krisis air bersih, dapat membuat permohonan bantuan, melalui Pemerintah Desa, yang di tujukan kepada BPPD Kabupaten Bogor, selanjutnya BPPD akan melakukan asesmen kebutuhan dan mengkoordinir pendistribusian melalui mobil tangki bersama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Damkar, Dinsos, PMI dan PU (BBWS).
Dengan Melalui sinergi antara perangkat daerah dan kesadaran masyarakat, atas pentingnya menjaga kelestarian air, diharapkan kebutuhan air bersih selama musim kemarau, dapat terus terpenuhi sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan.



