BOGOR (BJN) – Upaya penguatan ekonomi desa melalui teknologi kembali digaungkan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University (BOGORKAB28) berkolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sukses menggelar kegiatan "Digitalisasi UMKM X BSI Hari ke-2". Mengusung tema "Bayar Makin Mudah, Keuangan Makin Rapi dengan BYOND by BSI, QRIS BSI, dan Pencatatan Keuangan Digital", di Balai Desa Cimanggu II, Kabupaten Bogor, Sabtu, 8/08/2026.

Transformasi Digital UMKM Desa Cimanggu II
Melalui sambutan hangat dari Kepala Desa Cimanggu II, Oon Siti Saonah acara resmi dibuka. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 pelaku UMKM Desa Cimanggu II. Turut hadir Dosen Pembimbing Lapangan KKNT Inovasi Prof. Dr. Ir. Muhammad Nur Aidi, M.S., dan Kepala Cabang BSI KCP Bogor Dramaga Perwira Novie Wowiling.

Dalam kegiatan ini peserta dibekali dua materi utama. Yang dipandu langsung oleh perwakilan mahasiswa KKNT, Azka dan Daffa. Pada sesi pertama membahas pemanfaatan BYOND by BSI dan QRIS BSI untuk mempermudah transaksi non-tunai dan pencatatan otomatis.

Pada sesi kedua, Azka dan Daffa memandu pelatihan teknis, menggunakan aplikasi 'Ngartos', sebuah aplikasi pencatatan keuangan digital yang dikembangkan tim KKNT Inovasi IPB khusus untuk UMKM dalam memudahkan pengelolaan arus kas bisnis mereka. Selain itu, perwakilan BSI, Budi Santoso juga memberikan materi Literasi Syariah.

Antusiasme Tinggi Pelaku UMKM
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Salah satu pelaku UMKM, Bu Dina pedagang sembako, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.

"Terima kasih ya, kalian sangat membantu. Padahal aku ga ngasih apa-apa. Mulai dari ilmu sampai aplikasinya, nanti aku bakal nanya-nanya lagi ya tentang aplikasi Ngartos ini," ujarnya.
Untuk mempermudah akses layanan, BSI juga membuka booth konsultasi terkait pemodalan, pembukaan rekening, hingga pendaftaran agen BSI SMART. Kegiatan ditutup dengan penyerahan QRIS secara simbolis dan pembagian doorprize.




